Apa itu Buyer Segments

  • 2 min read
  • Jan 03, 2021

Rickwiese.com – Pada artikel ini Rickwiese akan membahas tentang materi Buyer Segments, apa saja yang akan Rickwiese bahas tentang Buyer Section:

Pengertian Buyer Segments

Membahas tentang customer Segments, tidak lepas dari untuk siapa kita menciptakan nilai dan siapa buyer terpenting kita.

Secara umum Buyer Section adalah suatu pemodelan bisnis yang menggambarkan sekelompok orang maupun organisasi berbeda yang akan dijangkau oleh startup Anda. Sedangkan Buyer adalah pelaku dari mannequin bisnis, karena tanpa buyer hal tersebut akan berpengaruh pada keuntungan perusahaan.

Bagi perusahaan rintisan (Startup) hal tersebut menjadi penting dalam implementasi Buyer Section, dengan perbedaan buyer bisa memberikan penilain terhadap produk serta dapat memenuhi kepuasan buyer.

Supaya bisnis yang sedang dijalankan berjalan dengan baik, sebaiknya startup memperhatikan buyer mana yang dapat dilayani dan buyer  mana yang dapat diabaikan. Jika startup sudah memutuskan golongan tersebut, langkah selanjutnya bagi startup yaitu merancang mannequin bisnis sesuai dengan goal pasar serta pemahaman dan kebutuhan pihak buyer yang akan dilayani.

Berikut kelompok buyer yang mewakili beberapa segmen terpisah jika:

  • Produk tersebut diperlukan/dibutuhkan oleh buyer dan membolehkan adanya penawaran yang berbeda
  • Buyer diperoleh melalui channel yang berbeda
  • Bagi buyer perlu jenis Buyer Relationship yang berbeda
  • Buyer rela membayar untuk aspek penawaran yang berbeda

Berikut adalah beberapa jenis Buyer Section

1. Mass Market (Pasar Massa)

Dalam Mannequin bisnis ini tidak perlu membedakan Buyer Section yang berbeda, sehingga fokus dari mannequin bisnis ini adalah pasar massal. Seperti halnya Worth Proposition, Channel, dan Buyer Relationship semuanya akan berfokus pada buyer yang memiliki kebutuhan dan masalah yang sama, sehingga mannequin ini akan membantu dalam pengelompokan sektor buyer. Contoh implementasi dari mannequin bisnis ini adalah produk elektronik.

2. Area of interest Market (Pasar Ceruk)

Pada mannequin bisnis Area of interest Mraket adalah layanan yang dilakukan untuk mencari buyer yang spesifik dan terspesialisasi. Seperti halnya Valu Propsition, Channe;,  dan Buyer Relationship dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar ini.

Mannequin ini sering digunakan bagi pelaku usaha yang berhubungan dengan pemasok maupun pembeli. Salah satu contoh dari mannequin ini adalah terkait dengan industri suku cadang mobil dalam proses penjualannya tergantung pada pembelian dari industri pembuatan kendaraan.

3. Segement Market (Tersegmentasi)

Adanya mannequin bisnis Section Market adalah bisa melakukan perbedaan Buyer Segments berdasarkan masalah dan kebutuhan yang dilakukan oleh setiap Customer Section masing-masing. Contoh dari mannequin ini adalah pada perbankan, dimana financial institution akan membedakan layanan bagi buyer yang memiliki jumlah simpanan/pinjaman dalam jumlah kecil maupun besar setiap transaksi di financial institution tersebut (buyer besar dan buyer kecil).

4. Diversified Market (Terdiversifikasi)

Dalam mannequin bisnis terdiversifikasi adalah pelayanan untuk Buyer Segments akan berbeda yang satu dengan yang lainnya dan tidak ada kaitannya. Contoh dari mannequin ini adalah market Amazon (Amazon.com) dimana layanannya adalah ritel yang menjual berbagai macam produk mulai dari pakaian, buku, sepatu, dll. Diversifikasinya adalah menjual layanan “cloud computing“, adalah tempat penyimpanan on-line yang dapat diakses menggunakan web, dan penggunaan server tersebut atas permintaan buyer. Munculnya layanan cloud computing ini yang dimiliki oleh Amazon dengan infrastruktur IT-nya untuk medukung bisnis tersebut, sehingga dapat digunakkan untuk unit bisnis baru mereka.

5. Multi-sided Platform (Punya Pasar Banyak Sisis atau Platform Banyak Sisi)

Pada mannequin bisnis Multi-sided platform adalah cara bagi startup dalam melayani Buyer Section yang saling bergantung satu sama lain. Contoh dai mannequin ini adalah perusahaan kartu kredit yang membutuhkan banyak buyer dan pedagang yang bersedia menerima pembayaran melalui kartu kredit tersebut. Contoh lainnya dari mannequin ini adalah melakukan layanan free of charge untuk koran on-line namun dari pihak perusahaan membutuhkan para pemasang iklan yang mau mendanai produksi serta distribusi koran tersebut